"Kami bertemu dengan habib, yang menurut saya nggak pernah saya temui sebelumnya dan susah sekali ditemui. Begitu ketemu saya, beliau bilang menitipkan 'jaring-jaring'. Saya merasa itu pesan terselubung kepada saya," ujar Sandiaga di Sunter, Jakut, Rabu (29/3/2017).
Pesan yang disampaikan habib soal 'jaring-jaring' diartikan Sandiaga sebagai pengingat agar dirinya memperhatikan nasib para nelayan. Ia mengaku tak menduga bertemu dengan Habib Syaikhon karena tidak direncanakan. Namun Habib Syaikhon sempat memeluk Sandiaga.
"Karena habib tersebut teriak-teriak jaring-jaring, jadi yang saya tangkap itu sebagai amanah buat kami untuk memperhatikan para nelayan dan masyarakat pesisir yang hidupnya menggunakan jaring. Jadi itu pesan yang sangat jelas dan tegas yang saya tangkap," jelas Sandiaga.
Saat ditanya soal aksi 313 yang akan digelar Jumat (31/3) mendatang, Sandiaga enggan berkomentar banyak. Dia mengaku sudah memiliki beberapa kegiatan, salah satunya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.
"Sampai sekarang saya belum di-brief, belum ada undangan. Jadi saya ada beberapa kegiatan, salah satunya kegiatan yang di Polda. Setelah itu ada peluncuran buku, juga ada kegiatan bersih-bersih lingkungan. Jadi 31 Maret itu memang jadwalnya sangat padat banget," katanya. (adf/fdn)











































