TPS akan Dijaga Satu Personel Polisi dan Satu TNI

Pilgub DKI Putaran Kedua

TPS akan Dijaga Satu Personel Polisi dan Satu TNI

Akhmad Mustaqim - detikNews
Rabu, 29 Mar 2017 20:49 WIB
TPS akan Dijaga Satu Personel Polisi dan Satu TNI
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya akan memperketat pengamanan pada pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Pengetatan dilakukan untuk mengantisipasi adanya intimidasi terhadap pemilih di TPS.

"Atas permintaan dari masyarakat, kami akan menerapkan pola baru. Nanti satu TPS akan dijaga oleh 1 (anggota) Polri dan 1 TNI. Kami meminta kepada Panglima dan Kapolri untuk bisa memfasilitasi TPS aman, nyaman, tertib, dan damai," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan di kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/17).

Pola pengamanan baru diterapkan berdasarkan evaluasi dari pilkada putaran pertama. Menurutnya, hal tersebut dilakukan terkait adanya pelaporan soal intimidasi saat pemungutan suara pada 15 Februari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena hasil laporan dari putaran pertama seluruh paslon (pasangan calon) melaporkan kepada kami bahwa ada rasa intimidasi. Sehingga kami mempunyai pola untuk menurunkan, mengamankan satu TPS 1 Polri dan dibantu 1 TNI. Kemudian ada Linmas di sana dan Satpol PP," lanjut Iriawan.

Iriawan mengharapkan, dengan adanya pengamanan tersebut, masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan aman.

"Yang jelas, kami dan unsur TNI akan mengawal pemilu ini untuk berjalan aman, tertib, lancar, dan damai. Tentu tanpa kegiatan-kegiatan yang menyebabkan pemilih adanya rasa intimidasi dan sebagainya," ujar dia. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads