Menko Polhukam Wiranto mengatakan Prancis dan Indonesia pernah menjadi sasaran aksi terorisme. Karena itu, perlu upaya bersama dalam memberantas paham dan aksi terorisme.
"Pada satu saat Prancis dan Indonesia menjadi korban aksi terorisme, sehingga ada kesadaran kita bahwa tanpa kebersamaan, terorisme tidak mungkin kita berantas. Karena itu, salah satu MoU adalah bagaimana kita memberantas terorisme yang masuk ke wilayah digital, siber," kata Wiranto saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto mengatakan kedua negara sadar kejahatan terorisme meningkat karena penggunaan siber oleh para teroris. Karena itu, perlu ada kerja sama bersama antara dalam bidang siber atau digital.
"Kita menyadari kejahatan terorisme karena meningkatnya penggunaan siber oleh mereka. Dalam pembicaraan tadi mereka menyampaikan penggunaan siber atau teknologi digital sudah dipakai untuk latihan, penyebaran informasi, opini," kata Wiranto. (jor/idh)











































