"Saya sampaikan, tunggu, saya mau check sound. Check sound ke semua linilah. Kalau di Jawa Timur ya ada grassroot-nya, ada pesantrennya, ada tokoh-tokohnya, begitu. Sambil kita lihat hasil surveinya juga. Kan ada akseptabilitas, ada elektabilitas per hari ini, per minggu depan, sampai kemudian kita ambil posisi. Maka check sound itu penting menurut saya," kata Khofifah saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).
Khofifah mengatakan komunikasinya dengan partai politik memang kerap dilakukan. Namun komunikasi yang dilakukan tidak hanya soal kans di Pilkada Jatim 2018 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Khofifah mengaku belum terpikir soal visi-misi yang harus disiapkan untuk Pilgub Jatim 2018.
"Aduh, masih jauh, jauh, jauh," kata Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU ini.
Diberitakan sebelumnya, ada tiga partai politik yang 'tertarik' pada Khofifah. Parpol itu adalah NasDem, PAN, dan Golkar.
"Khofifah kan potensi. Dia teman baik saya, saya kenal baik. Saya setahun yang lalu sudah mendorong," ujar Ketum PAN Zulkifli Hasan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/3). (jor/fdn)










































