DetikNews
Rabu 29 Maret 2017, 16:13 WIB

Pasha ke Singapura Tanpa Izin Kemdagri, Ini Kata Gubernur Sulteng

Jafar G Bua - detikNews
Pasha ke Singapura Tanpa Izin Kemdagri, Ini Kata Gubernur Sulteng Foto: Instagram
Palu - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyayangkan bila ternyata kepergian Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said ke Singapura pada Februari 2017 lalu tanpa seizin Kementerian Dalam Negeri RI. Menurutnya itu adalah pelanggaran aturan.

Demikian disampaikan oleh Gubernur Longki, Rabu (29/03/2017) melalui pesan di jejaring sosial Telegram.

Seperti diketahui, Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu tampil dalam konser bertajuk 'UNGU - 20th Anniversary Concert Live in Singapore 2017' yang diselenggarakan di Esplanade Concert Hall, Singapore, Sabtu (25/2/2017). Konser ini adalah dalam rangka merayakan ulang tahun Ungu yang ke-20 tahun.

"Pelanggaran yang dilakukan Pasha itu karena keluar negeri tidak meminta izin kepada pejabat berwenang. Ini semoga menjadi pelajaran buat semua kepala daerah agar setiap aktivitas keluar negeri harus atas seizin dari Pemerintah sesuai dengan jenjangnya," sebut Longki.

Gubernur Sulteng Longki DjanggolaGubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola. (Jabbar/detikcom)

Menurut Gubernur yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng itu, perizinan kepala daerah itu ada aturannya.

"Untuk Bupati atau walikota dan wakil-wakilnya harus mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri berdasar surat pengantar dari Gubernur. Sedangkan untuk Gubernur atas izin dari Sekretariat Negara dengan pengantar dari Menteri Dalam Negeri," jelas Longki.

Dari Jakarta, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengaku tidak mendapat laporan dari Pasha bahwa dia akan pergi ke Singapura. Padahal menurut Soni, bila seorang kepala daerah ingin pergi ke luar negeri, yang bersangkutan harus melapor paling lambat 14 hari sebelum hari keberangkatan.

"Sepertinya belum ada (laporan dari Pasha untuk pergi ke Singapura). Harusnya izin dulu, nanti Dirjen Otda akan memproses. Soal Dirjen Otda nggak ada di tempat itu bukan alasan, kami ada staf yang mengurus itu," kata Soni saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).
(tor/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed