Kapolri Dukung Pertemuan Segiempat Kasus Munir

Kapolri Dukung Pertemuan Segiempat Kasus Munir

- detikNews
Rabu, 20 Apr 2005 16:35 WIB
Jakarta - Meski mendukung pertemuan segiempat antara TPF Munir, Polri, BIN dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar tetap mempertanyakan, apakah pertemuan tersebut bisa mendukung penyidikan atau penyelidikan yang dilakukan dalam mengungkap kasus tewasnya Munir."Masalahnya, apakah dengan pertemuan ini kita akan dapat memperoleh hasil yang mendukung pada proses penyelidikan atau penyidikan, sehingga hal tersebut dapat diungkapkan atau tidak. Ini yang harus kita perhatikan," kata Da'i.Da'i mengungkapkan hal itu usai peresmian Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jl. MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu, (20/4/2005). Namun Da'i tetap menghormati tujuan baik tersebut. "Pandangan dan pendapat siapa pun kita hormati yang tentu bertujuan baik," katanya.Karena dengan pertemuan tersebut, menandakan apa yang sedang dikerjakan penyidik kepolisian sudah mendapat dukungan guna melakukan pengungkapan kasus kematian aktivis HAM itu.Da'i lalu menambahkan, selama ini tim penyidik mengalami kesulitan hanya dalam proses kesaksian. Karena dalam hal teknis, terutama penyidikan dan penyelidikan kepolisian tidak menemukan hambatan apa pun."Namun yang menjadi masalah adalah kita belum mendapatkan para saksi yang memberikan informasi tentang peran-peran dari orang-orang yang berkaitan dengan kasus tersebut," katanya.Sementara itu ketika ditanya, apakah pertemuan ini berkaitan dengan selalu gagalnya TPF memanggil Nuhadi Jazuli, mantan sekretaris utama BIN, Da'i menyangkal anggapan tersebut."Tidak karena posisi kita berbeda. Kalau itu kan urusannya TPF dan memang TPF tidak berhak memanggil paksa. Akan tetapi kalau tim penyidik bisa melakukan pemanggilan secara paksa. Namun memang saat ini belum ada kesaksian yang mengharuskan kita memanggil seseorang secara paksa," paparnya. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads