DetikNews
Rabu 29 Mar 2017, 13:49 WIB

Nyanyi di Singapura, Pasha 'Ungu' Tak Pamit ke Sumarsono

Bisma Alief Laksana - detikNews
Nyanyi di Singapura, Pasha Ungu Tak Pamit ke Sumarsono Foto: Hanif Hawari/detikHOT
Jakarta - DPRD Kota Palu keberatan dengan kegiatan menyanyi Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo alias Pasha 'Ungu' di Malaysia dan Singapura. Kegiatan menyanyi itu diduga dilakukan tanpa izin Kemendagri.

Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Sumarsono (Soni) mengaku tidak mendapat laporan dari Pasha bahwa dia akan pergi ke Singapura. Padahal menurut Soni, bila seorang kepada daerah ingin pergi ke luar negeri, yang bersangkutan harus melapor paling lambat 14 hari sebelum hari keberangkatan.

"Sepertinya belum ada (laporan dari Pasha untuk pergi ke Singapura). Harusnya izin dulu, nanti Dirjen Otda akan memproses. Soal Dirjen Otda nggak ada di tempat itu bukan alasan, kami ada staf yang mengurus itu," kata Soni saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).

Soni pun membeberkan tata cara bagi kepala daerah yang ingin pergi ke luar negeri saat hari kerja. Sebelum berangkat ke luar negeri, kepala daerah harus memberikan surat izin paling lambat 14 hari ke Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Otda. Kepala daerah, lanjut Soni, tidak bisa seenaknya bepergian ke luar negeri tanpa izin dari Mendagri. Hal tersebut juga berlaku bagi mereka yang akan melaksanakan tugas negara ke luar negeri.

"Aturan umum seluruh kepada daerah, wakil kepala daerah, yang ke luar negeri harus izin Menteri Dalam Negeri, melalui Dirjen Otda. Harus izin 14 hari sebelum tanggal berangkat, itu paling lambat. Kalau besok berangkat sekarang naik (memberi surat izin), coret, tidak diizinkan ke luar negeri tanpa izin Mendagri. Itu kalau hari kerja atau melaksanakan tugas negara," papar Soni.

Pasha Nyanyi di Singapura, Sumarsono: Harusnya Izin DuluFoto: Lamhot Aritonang

Sementara, bila kepala daerah ingin pergi ke luar negeri di akhir pekan, mereka tidak perlu izin kepada Mendagri. Namun, ujar Soni, handphone mereka harus selalu aktif 24 jam. Karena, tugas kepala daerah itu 24 jam dan tak ada hari libur.

"Yang kedua, dia boleh ke luar daerah sebagaimana manusia, tiba-tiba saya ingin ke Singapura hari Sabtu, boleh saja itu hari libur. Tapi HP dibuka 24 jam, karena tugas kepala daerah 24 jam dan tidak ada hari libur. Anytime harus siap, on call namanya. Itu posisinya kedua, boleh kalau Sabtu atau Minggu," tutur Soni.
(bis/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed