Hal itu disampaikan Anton dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi V dengan Asosiasi Driver Online (ADO) di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2017). ADO mengadu demi mendapat payung hukum untuk angkutan online.
"Yang paling penting bagaimana kita Komisi IV, eh V, adalah mementingkan transportasi online. Saya dan keluarga saya menganjurkan memakai transportasi online secara keseluruhan," ujar Anton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan dipaksakan pemerintah mendapatkan uang sebanyak-banyaknya. Saya akan membela kalian," tegas politikus Golkar ini.
Menurut Anton, kehadiran transportasi online sangat membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Dia memberi contoh anaknya yang kala itu sangat mengidamkan membeli martabak.
"Kalau saya pribadi, saya, saya lihat pengalaman saya, taksi dia nongkrong tidur di pangkalan. Anak saya malam-malam mau pengin makan martabak, pesen angkutan online, cepat diangkat," ucap Anton.
(gbr/imk)










































