Anwar Nasution Tegaskan Dukung Pemberantasan Korupsi
Rabu, 20 Apr 2005 15:59 WIB
Jakarta - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution kembali menegaskan dirinya mendukung pemberantasan korupsi. Reaksinya yang keras terhadap anak buahnya, Khairiansyah Salman, semata-mata untuk menjaga ketertiban di lembaga yang dipimpinnya.Pembelaan diri yang kesekian kali ini disampaikan Anwar saat ditanya wartawan sebelum bertemu Presiden SBY di Istana Merdeka, Jl. Veteran, Jakarta, Rabu (20/4/2005), tentang sikapnya yang melunak terhadap Khairiansyah."Karena saya tidak tahu bahwa dia sudah melapor ke salah satu anggota. Dia tidak melapor ke atasannya langsung. Jadi kan saya harus fair. Bagaimana pun yang memerintahkan untuk melakukan audit investigasi adalah saya," kata Anwar. Mantan deputi senior Bank Indonesia ini kemudian menegaskan dirinya concern atau prihatin dengan maraknya korupsi di negeri ini. "Jadi jangan katakan saya tidak concern mengenai korupsi. Saya sangat concern, juga saya sangat mendukung (pemberantasannya)."Lalu ditambahkannya, "Tapi mbok saya kasih tahu saya. Kan ada tata cara organisasi. Tentunya saya sebagai kepala BPK punya tanggung jawab menjaga ketertiban itu. Saya tidak ada dendam atau benci. Maka itu kan saya yang menyuruh melakukan audit."Anwar juga menjelaskan BPK akan memberikan perlindungan hukum terhadap Khairiansyah jika kasus suap Mulyana sudah sampai ke pengadilan. "Nantinya kalau sudah di pengadilan. Karena KPU nanti akan ke pengadilan. Nanti ada saksi-saksi, antara lain dari kita. Tentunya kita punya karyawan yang harus dilindungi."
(gtp/)











































