Lima Anggota KPU Diduga Korupsi

Ketua BPK

Lima Anggota KPU Diduga Korupsi

- detikNews
Rabu, 20 Apr 2005 15:29 WIB
Jakarta - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution membenarkan ada lima anggota Komisi Pemilihan Umum yang diduga terlibat kasus korupsi. Mereka adalah anggota KPU yang bertanggungjawab dalam pengadaan logistik pemilu."Saya kira itu. Pokoknya orang-orang yang pernah ikut panitia (pengadaan logistik pemilu) dalam lima bidang itu," kata Anwar menjawab pertanyaan wartawan sebelum bertemu Presiden SBY di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Rabu (20/4/2005).Ditanya siapa anggota KPU yang diduga korupsi, Anwar menyatakan nama-nama itu tidak akan jauh berbeda dengan hasil pemeriksaan KPK. Sebab pemeriksaan di KPK didasarkan hasil audit investigasi BPK. "Pasti orangnya sama. Kan orangnya sama-sama," ujar Anwar.Anwar, ketika dimintai tanggapan atas pernyataan KPK yang menyatakan sudah cukup bukti tentang dugaan korupsi di KPU, menegaskan sudah lama mengetahuinya. "Yang seperti itu saya sudah tahu dari beberapa bulan yang lalu."Selanjutnya Anwar menjelaskan BPK telah mengudit pengadaan logistik pemilu, khususnya terkait kertas suara, amplop, tinta, kotak suara, dan teknologi informasi. Anggota KPU yang bertanggungjawab dalam pengadaan lima bidang tersebut yang diduga terlibat dalam korupsi.Ditanya tentang berapa nilai penyimpangannya, Anwar menolak menjelaskan. Sebab BPK tidak bisa menyebutkan angka-anagka itu. "Kita baru mengatakan dugaan-dugaan. Nanti betul atau tidak yang periksa adalah pengadilan," jawabnya.Anwar juga menolak mengkonfirmasi nama-nama anggota KPU yang diduga terlibat korupsi. Ketika ditanya tentang keterlibatan Hamid Awaluddin, mantan anggota KPU yang kini jadi menteri hukum dan ham, dijawab tidak tahu. "Tidak tahu saya. Jangan lah dibilang seperti itu. Saya tidak tahu." (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads