"Bapak-Ibu ada yang punya utang? Coba yang memiliki utang angkat tangan," tanya Sandiaga kepada warga di Jalan Syaridin, Mangga Besar RT 03 RW 11, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).
Dengan tertawa, sebagian warga kemudian mengangkat tangan. Sandiaga lalu memberikan doa kepada warga agar terbebas dari utang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga juga meminta doa dan dukungan warga agar dimudahkan dalam Pilgub DKI putaran kedua. Tak lupa dia menegaskan program yang bagus dari Pemprov saat ini akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pihaknya.
"Tinggal 3 minggu lagi kita ada pilkada putaran kedua. Mudah-mudahan harapan warga Jakarta bisa mengganti gubernurnya menjadi gubernur yang terganti terwujud. Juga program-programnya yang sekarang jangan takut akan disetop. Semua akan tetap akan lanjut. Tidak usah khawatir karena masih ada kesempatan tanggal 19 April," jelas Sandiaga.
Setelah menyampaikan visi dan misi, Sandiaga memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan keluhan dan pertanyaan. Seorang warga kemudian berdiri dan menyampaikan keluhannya.
"Pak, bagaimana untuk kartu sehat? Kebetulan banyak yang belum dapat, bagaimana solusinya biar bisa dapat semua?" tanya seorang warga.
Menjawab pertanyaan warga, Sandiaga berjanji akan memberi pelayanan kesehatan yang merata kepada warga melalui Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus. "Saya mau nanya, siapa yang belum punya BPJS?" tanya Sandiaga.
Mengetahui banyak warga yang belum mendapatkan BPJS, Sandiaga berjanji akan bekerja sama dengan pihak BPJS untuk memastikan warga mendapatkan kartu BPJS. Dalam distribusinya, Sandiaga juga akan merangkul RT dan RW.
"Nah, dengan program kita, nanti ada tugas BPJS keliling kerja sama dengan teman-teman RT-RW, teman-teman Kesehatan Indonesia Raya (Kesira). Memastikan nanti daftar, insyaallah bisa langsung diberikan kartunya di situ. Dengan gubernur yang baru, insyaallah nanti prosesnya tidak terkatung-katung. Kita akan berdayakan RT-RW untuk memastikan penyaluran kartu KJS lebih lancar ke depan," pungkas Sandiaga. (nvl/dkp)











































