Ridho Rhoma tiba di Balai Laboratorium Narkoba BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (27/3/2017) sekitar pukul 15.15 WIB. Ia mengenakan baju tahanan berwarna biru dengan penutup wajah didampingi oleh para petugas kepolisian dari Polres Jakarta Barat tanpa memberikan keterangan apa pun.
Kasat Narkotika Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto sebelumnya mengatakan pihaknya ingin memastikan kandungan yang ada di tubuh Ridho melalui tes darah dan rambut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ridho Rhoma tiba di BNN untuk menjalani tes darah dan rambut. (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom) |
Ridho mengaku menggunakan sabu selama dua tahun. Namun dia intens memakai sabu sejak enam bulan lalu.
"Sudah enam bulan. Kira-kira Ridho tiap hari satu gram sabu. Memakai bersama MS," ujarnya, Senin (27/3).
Ridho ditangkap Polres Jakarta Barat karena kedapatan membawa sabu seberat 0,7 gram di Jalan Daan Mogot, Sabtu (25/3). Polisi mendapatkan sabu tersebut di dalam mobilnya.
Anak Rhoma Irama itu mengaku telah mengkonsumsi narkoba selama dua tahun. Selain Ridho, polisi menangkap MS selaku pengedar dan menetapkan A sebagai buron.
(fdu/idh)











































Ridho Rhoma tiba di BNN untuk menjalani tes darah dan rambut. (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)