Teroris Diduga Siapkan Lokasi Selain Halmahera untuk Latihan

Teroris Diduga Siapkan Lokasi Selain Halmahera untuk Latihan

Bartanius Dony - detikNews
Senin, 27 Mar 2017 13:53 WIB
Teroris Diduga Siapkan Lokasi Selain Halmahera untuk Latihan
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Polri tidak sepenuhnya mempercayai bahwa 8 orang terduga teroris yang ditangkap di Banten dan Jawa Barat berencana melakukan pelatihan di Halmahera, Maluku Utara. Polri menduga bisa saja pengakuan itu hanya trik untuk menyembunyikan lokasi pelatihan teroris baru yang sebenarnya.

"Bisa saja ada lokasi lain yang tidak disebutkan dan sudah disiapkan. Bisa saja mereka menyembunyikan informasi sebenarnya ada wilayah lain," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).

Martinus menjelaskan, soal Halmahera tersebut hanya berdasarkan pengakuan dari terduga teroris berinisial SM. Kondisi geografis Indonesia sangat memungkinkan untuk mereka melakukan persembunyian dan pelatihan teroris karena konturnya yang berupa pegunungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bentuk geografis Indonesia cukup memungkinkan untuk mereka bersembunyi. Dia hanya menyebut Halmahera, bisa saja ada daerah lain," ujarnya.

Martinus menjelaskan, kelompok terduga teroris itu berencana memindahkan lokasi latihan ke Halmahera karena Poso yang menjadi lokasi persembunyian Mujahidin Indonesia Timur (MIT) sudah dikuasai oleh Satgas Tinombala.

"Poso itu sudah dikuasai oleh personel Polri dan TNI dalam Operasi Tinombala, di mana ruang mereka semakin sempit dan wilayah tersebut sudah dikuasai sepenuhnya oleh satgas Tinombala," ujarnya.

8 orang terduga teroris yang ditangkap di beberapa lokasi terpisah itu yakni SM alias Abu Ridho, M BEP, AJ, NK, AS, IP dan AM. Mereka merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS di Suriah. (brt/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads