Tim Polres Dumai berhasil menggagalkan upaya pencurian kelompok bajak laut di kapal tanker. Dari 6 orang pelaku, 5 orang berhasil ditangkap.
Kapolres Dumai, AKBP DH Ginting mengatakan, penangkapan dilakukan Satpol Air Polres Dumai pada sekitar pukul 01.15 WIB, Minggu (26/3). Sasaran pelaku adalah kapal tanker MT Ping An berbendera Marshall Islands yang berlabuh di perairan Dumai, Riau.
"Kapal tersebut lego jangkar pada 24 Maret. Kapal saat itu dalam keadaan kosong dan berencana memuat minyak milik PT Surya Dumai dengan tujuan China," kata DH Ginting, Senin (27/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu ABK kapal memergoki para pelaku lantas menekan tombol alarm dan pelaku melarikan diri dengan menggunakan kapal pmpong," kata DH Ginting.
Tim Satpolair yang tengah berpatroli mencoba menghadang kapal perompak tersebut. Merasa diburu kepolisian, empat orang pelaku nekat menceburkan diri ke laut.
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom |
Tiga pelaku yang menceburkan diri ke laut berhasil diselamatkan, sedangkan satu orang berinisial Ah (22) hingga sekarang belum ditemukan.
Para perompak yang berhasil ditangkap adalah, MSH (40), DR (30) RK (22), A (38), He (18). Kesemuanya warga Riau.
"Barang bukti yang diamankan, satu unit kapal pompong, 3 HP, dua gulung tali tambang, dan besi cangkok gagang kayu," kata DH Ginting.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo menambahkan, kelompok bajak laut yang dipimpin MSH sudah berulang kali melakukan aksi yang sama sejak tahun 2007.
"Pempimpin perompakan inisial MSH ini pernah melakukan aksi yang sama di perairan Lampung, perairan Kabupaten Batu Bara Sumur dan perairan Dumai," kata Guntur.
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom |
Para perompak biasanya mengincar spare parts kapal untuk dijual kepada penadah di Dumai.
"Penadahkan sudah diketahui identitasnya. Ketika tim mendatangi rumah penadah di Dumai, pelaku sudah melarikan diri. Saat ini tim juga memburu penadah," kata Guntur.












































Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom