"Ya, benar telah terjadi bentrok antar dua kubu. Saat ini kita terus melakukan penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, AKBP Arlon Sitinjak, Senin (26/3/2017).
Arlon menjelaskan kejadian itu bermula pada Sabtu (25/3) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu sekelompok pemuda dihadang oleh kelompok lainnya dan berujung tawuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Identitas kedua kubu masih dalam penyidikan. Diduga sebelumnya memang ada kaitan permasalahan antar kubu tersebut di sekitar lokasi, sehingga menyebabkan bentrok," ujar Arlon.
Dia menambahkan, saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, sudah ada 11 saksi yang diperiksa.
"Kami masih terus melakukan penyidikan. Sejauh ini sudah ada 11 saksi yang sudah dimintai keterangan," pungkasnya.
Tawuran itu terjadi, Sabtu (25/3) sekitar pukul 22.00 WIB di dekat RS Usada Insani, Tangerang, Banten. Dalam peristiwa itu, seorang bocah berinisial FF (14) tewas. Korban masih duduk di kelas III SMP. Warga Tanah Tinggi, Tangerang. (rvk/idh)











































