DetikNews
Senin 27 Maret 2017, 12:32 WIB

Viral di Medsos, Guru di Kalteng Pukul Siswa MTs Pakai Gagang Sapu

Niken Purnamasari - detikNews
Viral di Medsos, Guru di Kalteng Pukul Siswa MTs Pakai Gagang Sapu Foto: Facebook Atul Radha
Jakarta - Sejumlah siswa di MTs Istiqomah Muara Tewah, Kalimantan Tengah, mendapat hukuman dari guru berupa pukulan menggunakan gagang sapu. Siswa mengeluh lantaran memar di beberapa bagian tubuh mereka.

Salah satu siswa yang dipukul adalah Alfina Husna (14). Ia menjelaskan pemukulan yang dilakukan oleh guru bernama Sumiyati itu bermula karena ada 19 siswa yang terlambat mengikuti upacara.

"Kejadiannya itu Senin (20/3) lalu. Jadi upacara itu mulai jam 06.20 Wita. Pembina upacara mau masuk ke tempat upacara, saya datang. Nah siswa yang telat diarahin Bu Sumi (Sumiyati) ke barisan berbeda. Ada sekitar 18 anak yang di barisan," kata Alfina kepada detikcom, Senin (27/3/2017).

Setelah upacara selesai, Sumiyati menindak siswa yang telat datang upacara. Hukuman diberikan dengan cara berbeda, yakni memukul dengan gagang sapu. Ada siswa yang dipukul di bagian lengan, ada juga yang di bagian bahu. Dari penuturan Alfina, siswa menangis kesakitan setelah dipukul. Bagian lengan Alfina juga memar akibat pemukulan.

"Kami menangis, meraung-raung. Saya melihat Bu Sumi sangat emosi sekali. Kami tidak pernah dihukum dengan cara dipukul kalau telat datang upacara. Paling hanya membersihkan sampah atau paling berat membersihkan WC," ucap Alfina.

Saat Sumiyati memukul anak-anak tersebut, datang seorang guru untuk meminta tindakannya tersebut dihentikan.

"Datang Bu Atul, dia dari Mahkamah Kesiswaan. Bu Atul bilang biar dia yang menangani siswa terlambat. Tapi Bu Sumi nggak mau. Dia bilang, 'Nggak bisa. Kamu begitu karena ada anak kamu kan di sini. Harus adil semua'," kata Alfina.

Orang tua siswa yang anaknya ikut dipukuli, Siti Aminah, juga geram atas tindakan yang dilakukan Sumiyati. Ia telah melapor kepada pihak kepolisian agar tindakan pemukulan itu bisa diproses hukum.


Tangan siswa yang memar akibat pemukulan yang dilakukan oleh Sumiyati. Tangan siswa yang memar akibat pemukulan yang dilakukan oleh Sumiyati. (Facebook Atul Radha)

"Sudah dilaporkan ke polisi. Baru kali ini ada pemukulan pakai gagang sapu," ujar Siti Aminah.

Sementara itu, pihak MTs Istiqomah Muara Tewah, Kalimantan Tengah, membenarkan adanya pemukulan yang dilakukan guru terhadap siswa. Namun mereka belum dapat memberikan informasi terkait dengan kronologi ataupun sanksi yang akan dijatuhkan.

"Iya betul. Kami belum dapat menjelaskan," kata Kepala MTs Istiqomah Muara Teweh, Marjulin, kepada detikcom.
(nkn/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed