Banjir di Padangsidimpuan, 3 Warga Tewas dan 17 Rumah Hanyut

Banjir di Padangsidimpuan, 3 Warga Tewas dan 17 Rumah Hanyut

Jefris Samtama, - detikNews
Senin, 27 Mar 2017 09:48 WIB
Banjir di Padangsidimpuan, 3 Warga Tewas dan 17 Rumah Hanyut
Foto: Ari Saputra/detikcom
Medan - Banjir melanda Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut). Akibatnya, tiga warga meninggal dunia dan 17 rumah hanyut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan hujan yang turun sejak Minggu, 26 Maret 2017, sore mengakibatkan Sungai Batang Ayumi meluap. Tujuh mobil juga rusak akibat kejadian ini.

"Enam rumah hanyut di Lingkungan II, Kelurahan Batunadua Julu, dan 12 rumah rusak. Di Batang Ayumi Julu, rumah hanyut 3 unit dan rumah rusak juga 3 unit," ujar Rina, Senin (27/3).

Sementara itu, di Lingkungan VII WEK 5, Pasar Siborang, terdapat 8 rumah kontrakan hanyut terbawa arus sungai. Kemudian di pinggir Sungai Simpang Simapil-apil, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, terdapat 3 orang yang meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia bernama Syahriana Situmorang (45), Rofiah (8), diduga korban hanyut dibawa arus sungai yang pada saat itu banjir dan kedua mayat ditemukan di pinggir Sungai Simpang Simapil-apil dan Sakinah (10) ditemukan oleh warga dekat kilang padi Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru," kata Rina.

Kemudian di Kecamatan Angkola Julu, Desa Simatohir, juga terdapat 2 rumah rusak. Dalam kejadian ini, petugas tengah mendirikan tenda posko di Batunadua Julu dan Lubuk Manik. Petugas juga tengah membersihkan lokasi banjir dari kerusakan. "Petugas masih terus melakukan pendataan," ucap Rina. (aan/aan)


Berita Terkait