Banjir dan Longsor Terjadi di Kawasan Tapsel dan Padangsidimpuan

Banjir dan Longsor Terjadi di Kawasan Tapsel dan Padangsidimpuan

Jefris Santama - detikNews
Senin, 27 Mar 2017 02:41 WIB
Banjir dan Longsor Terjadi di Kawasan Tapsel dan Padangsidimpuan
Ilustrasi (Thinkstock)
Medan - Hujan lebat mengguyur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kota Padangsidimpuan di Sumatera Utara (Sumut). Akibatnya, sejumlah lokasi di dua daerah tersebut mengalami banjir dan tanah longsor.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, hujan dengan intensitas cukup tinggi itu terjadi pada Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Evakuasi sedang berlangsung. Ada rumah mengalami kerusakan. Tim BPBD Tapsel dan BPBD Padangsidimpuan sedang bekerja melakukan evakuasi," kata Riadil kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posko sementara dibuat di kantor Bupati Tapsel yang lama, Jalan Kenanga," katanya.

Riadil merinci di wilayah Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, terjadi tanah longsor. Kemudian di Desa Sitaratoit Angkola Barat terjadi banjir, yang mengakibatkan 9 rumah terendam.

Setelah itu, Desa Benteng, Kecamatan Batang Toru, terjadi banjir akibat luapan sungai. "Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, terjadi longsor dari lereng bukit hingga mencapai 50 meter. Desa Purna Nauli dan Desa Pargumbangan sebagian masyarakat sudah mengungsi ke tempat yang paling aman akibat luapan sungai," ujarnya.

Saat ini, kata Riadil, penanganan tersebut sudah dikoordinasikan ke seluruh camat se-Tapsel untuk memobilisasi alat berat ke lokasi tanah longsor. (dnu/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads