Acara yang dipimpin langsung oleh Irjen Agung, juga dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Asep Suhendar, dan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas. Selain itu juga ada perwakilan dari Pemprov Sumsel, IDI cabang Sumsel, HIMPSI Sumsel dan kordinator Perguruan Tinggi se-Sumsel.
"Penerimaan anggota Polri tidak ada biaya sedikit pun, dan ini bersih tanpa pungli baik Akpol, bintara maupun tamtama, semua clear and clean", ujar Agung dalam siaran persnya kepada detikcom, Minggu (26/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu terdapat stand pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat atau pelajar yang ingin menjadi anggota Polri. Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menampilkan anggota Polda Sumsel yang berprestasi dalam bidang taekwondo dan akademik.
"Seusai dengan Pak Kapolri, ke depan polisi di jajaran Polda Sumsel harus jadi polisi promoter, profesional modern dan terpercaya", tutupnya.
Agung menuturkan peserta yang ketahuan menyuap akan diskualifikasi. Oleh karena itu para calon Polri diminta mempersiapkan diri dengan baik.
"Saya imbau baik calon peserta maupun orang tua untuk tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan pada proses seleksi," tutupnya. (ed/rvk)











































