Djarot Janji Bangun Sekolah Ponpes di Jaktim yang Mangkrak 7 Bulan

Pilgub DKI Putaran Kedua

Djarot Janji Bangun Sekolah Ponpes di Jaktim yang Mangkrak 7 Bulan

Bisma Alief Laksana - detikNews
Minggu, 26 Mar 2017 11:23 WIB
Djarot Janji Bangun Sekolah Ponpes di Jaktim yang Mangkrak 7 Bulan
Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta -

Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Alwathoniyah di Cakung, Jakarta Timur. Dalam kunjungan itu, Djarot menjanjikan perbaikan sekolah di ponpes tersebut.

Djarot yang datang sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengenakan baju muslim dan peci hitam langsung disambut oleh KH Lukman selaku pimpinan Ponpes Alwathoniyah. Mereka pun menyempatkan diri untuk berbincang di teras rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai berbincang sekitar 30 menit, Djarot langsung berkeliling sekolah yang berada di ponpes. Pengurus ponpes mengatakan pada Djarot bahwa sekolah yang ada di ponpes Alwathoniyah sudah mangkrak pembangunannya selama 7 bulan.

Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Foto: Bisma Alief/detikcom


Gedung sekolah pun terlihat sudah usang. Beberapa langit-langit gedung sekolah juga sudah ada yang bolong. Selain atap, beberapa jendela terlihat bolong. Melihat situasi sekolah yang demikian, Djarot berjanji akan membenahi sekolah yang berada di bawah yayasan ponpes Alwathoniyah tersebut.

"Padahal ini pusatnya (yayasan Alwathoniyah). Cabang-cabangnya lebih bagus, makanya nanti pusatnya akan kita urus," kata Djarot di Ponpes Alwathoniyah,Jalan Raya Bekasi KM III, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (26/3/2017).

Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Foto: Bisma Alief/detikcom


Kepada pengurus ponpes, Djarot juga sempat menanyakan apakah para santri yang berjumlah 200 orang sudah memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP). Pengurus ponpes mengatakan bahwa ada beberapa santri yang belum memiliki KJP. Djarot meminta agar semua santri memiliki KJP, apalagi saat ini sudah ada KPJ untuk santri.

"Santri di sini berapa?" tanya Djarot.

"Sekitar 200 orang Pak," jawab pengurus ponpes.

"Sudah punya KJP semua kan?" tanya Djarot lagi.

"Ada yang sudah ada yang belum," ujar pengurus ponpes.

Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Foto: Bisma Alief/detikcom


"Diurus ya. Semua harus punya KJP. Soalnya banyak yang nggak tahu ada KJP santri. Padahal ini sudah lama," ucap Djarot.

Djarot pun mengakhiri kunjungannya dengan berziarah ke makam salah satu pendiri Ponpes Alwathoniyah yang berada sekitar satu kilometer dari ponpes. Djarot memilih untuk berjalan kaki menuju makam ditemani oleh pengurus ponpes. Di sana Djarot sempat memanjatkan doa sejenak sebelum meninggalkan lokasi.

Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Djarot kunjungi sekolah di Ponpes Alwathoniyah / Foto: Bisma Alief/detikcom
(bis/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads