Informasi yang diperoleh detikcom, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIB, Sabtu (25/3/2017). Saat itu keduanya melintas di Kampung Kadu Gede Desa Sukalarang Kabupaten Sukabumi. Kemudian sepeda motor yang dikemudikan Bripda RR terhalang oleh kendaraan truk pasir sehingga kedua anggota tersebut memberikan teguran.
Karena tidak terima, korban Coki mendatangi kedua anggota itu dan terjadi cekcok mulut, hingga berujung pemukulan kepada dua anggota polisi tersebut. Karena kalah jumlah, Bripda RMA kemudian mengeluarkan airsoft gun dan menembakannya ke arah korban Coki hingga mengalami luka di bagian wajah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada dua anggota dari Polres Cianjur sedang dalam perjalanan pulang dinas ke arah Sukabumi. Saat masuk ke wilayah Sukabumi terjadi kemacetan terus dia jalan melihat ada oknum LSM yang nge-mel dari truk-truk itu dalam keadaan mabuk dan mengakibatkan kemacetan panjang, anggota kemudian memberikan teguran," jelas Yusri.
Tak terima ditegur, oknum LSM tersebut kemudian memberikan perlawanan. Meski sudah mengaku sebagai anggota polisi, keduanya tetap dikeroyok oleh oknum LSM yang memanggil teman-temannya.
"Karena diserbu dan dikeroyok anggota kemudian membela diri dan mengeluarkan arisoftgun," kata dia.
Yusri juga membantah tembakan airsoft gun mengenai wajah korban. Saat ini kedua anggota Polres Cianjur tersebut juga dalam penanganan Propam.
"Informasi yang saya terima anggota nembak-nembak dan mengenai dada, terkait dua anggota itu sudah ditangani Provost Polres Sukabumi Kota," tutup Yusri. (elz/elz)











































