"Jarang kita temui bendera kebangsaan merah putih terpasang di rumah-rumah penduduk. Bendera kebangsaan baru dipasang pada hari peringatan 17 Agustus," katanya saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Ballroom Golden Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/3/2017).
Dia kemudian menceritakan bahwa pejuang-pejuang bangsa Indonesia telah susah payah merebut kemerdekaan dari para penjajah. Saat masa penjajahan, ia menyebut Indonesia adalah bangsa yang bodoh dan tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan, kita berharap, di masa akan datang kita menjadi bangsa yang maju," ujar Irgan.
Irgan juga menyinggung soal TAP MPR RI No. XXV/MPR/ Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI). "Ini salah satu TAP MPR jangan sampai dicabut, karena kalau dicabut sangat berbahaya," ungkap Irgan ketika menjelaskan soal Ketetapan MPR.
"Kalau dicabut maka akan membuka kesempatan pada PKI untuk bisa bangkit kembali," tutupnya. (brt/elz)











































