Hal tersebut disampaian Edy saat sosialisasi empat pilar MPR di Ballroom Golden Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Sabtu (25/3/2017). Edy bercerita, sebelum Indonesia merdeka, para pendiri bangsa sudah mendiskusikan apakah Indonesia menggunakan sistem federal atau negara kesatuan. Waktu itu ada yang mengusulkan negara federal, tapi juga ada mengusulkan negara kesatuan. Misalnya, kerajaan-kerajaan di Malaka, menurut Lukman Edy, menginginkan pemerintahan federal, karena di sana banyak kerajaan.
"Tapi, karena lebih banyak yang memilih negara kesatuan maka Indonesia kemudian menjadi negara kesatuan," kata Edy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian saat ini muncul sistem otonomi daerah yang merupakan jalan tengah. Menurut Edy, sistem ini tidak jauh dari sistem federasi. Dia mengatakan sistem otonomi daerah ini adalah sebagai koreksi dari pemerintahan sebelum tahun 1998.
Hanya saja, Edy menambahkan, kalau saja saat sebelum kemerdekaan Indonesia pilihannya jatuh pada sistem federal maka sangat berbahaya bagi NKRI. "Karena sistem federal ini dekat sekali dengan disintegrasi," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini. (brt/elz)











































