Curhat Penumpang yang Cari Tiket Mudik di Gambir

Curhat Penumpang yang Cari Tiket Mudik di Gambir

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 25 Mar 2017 16:09 WIB
Curhat Penumpang yang Cari Tiket Mudik di Gambir
Foto: Edo/detikcom
Jakarta - Calon penumpang Kereta Api mengeluhkan pembelian tiket tujuan Cirebon di Stasiun Gambir. Menurut sejumlah penumpang, ada perbedaan data tiket yang dijual online dengan data tiket yang ada di stasiun.

Pantauan detikcom di Stasiun Gambir, Sabtu (25/3/2017) petugas loket KAI tampak kewalahan melayani calon penumpang kereta Cirebon dan Bandung. Meski tidak ada antrean panjang, namun secara bergiliran calon penumpang mendatangi loket dan mesin tiket. Tujuannya satu, berharap ada penumpang lain yang telah membatalkan perjalanan mereka.


"Ini sudah nunggu tetapi kehabisan tiket ke Cirebon, kalaupun ada itu ekspres dan berangkatnya malam," ujar Indra (25) kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indra mengaku rencananya pulang ke Cirebon memang mendadak. Dirinya berpikir kalau pembelian langsung dapat lebih mudah mendapatkan tiket kereta.

"Lumayan lama nunggu, coba ke loket dibilangnya habis, tapi begitu cek secara online masih banyak kosong. Logikanya, kalau beli tiket langsung pasti dapatkan," paparnya.

"Harusnya KAI bisa lebih obyektif untuk pembelian tiket, kalau secara de facto habis, ya harusnya tidak ada lagi. Kita on the spot ini pikirnya lebih murah tidak kena biaya lagi," ujar Indra mengkritisi pelayanan KAI.

Curhat Penumpang yang Cari Tiket Mudik di GambirFoto: Edo/detikcom

Senada dengan Indra, Wendra (38) mengaku kecewa dengan pelayanan dari KAI. Sebab, petugas tiket tidak memiliki jawaban memuaskan terkait habisnya tiket kereta api ke Cirebon.

"Tadi saya iseng cek di online, tiket ke Cirebon masih ada, makanya saya coba ke loket untuk minta tolong dipesankan, tetapi petugas bilangnya habis. Penjelasan mereka sendiri kurang memuaskan, tapi ya udahlah saya enggak mau pusing," kata Wendra.

Meski kehabisan tiket, Wendra sendiri berpikir positif terhadap pelayanan KAI. Terlebih dirinya membeli tiket dadakan jelang libur long weekend.

"Ya, ini juga salah saya karena dadakan, tetapi ke depan kalau bisa kuota tiket kereta lebih diperbanyak lagi, seperti buat lebaran atau long weekend seperti ini," paparnya.

Sementara Anton (35) yang juga kehabisan tiket kereta jurusan Cirebon meminta ada peningkatan pelayanan dari KAI. Khususnya dalam pembelian tiket kereta api.

"Akhirnya saya dapat yang ekspres tapi harganya mahal. Tolong dong, ke depan lebih diperbanyak quota tiket yang ada di mesin, jadi calon penumpang memiliki banyak pilihan," tutup Anton. (edo/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads