Bendera RMS Dibakar di Malang
Rabu, 20 Apr 2005 12:24 WIB
Malang - Sebagai bukti penolakan adanya Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku, sekitar 100 aktivis Front Mahasiswa Maluku Anti RMS di Malang membakar bendera RMS.Pembakaran bendera itu dilakukan dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Malang jalan Tugu Malang, Rabu (20/4/2005). Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan melakukan long march dari Alun-alun Malang sambil membagi-bagikan selebaran kepada pengguna jalan.Para demonstran meneriakkan yel-yel anti RMS. "Bubarkan RMS sekarang juga demi keutuhan NKRI", "Kami tidak ingin terjadi pertumpahan darah di Maluku gara-gara RMS", dan "Tangkap Alex serta para pengikutnya". Alex yang dimaksud adalah Alex Manuputty yang menjadi pimpinan eksekutif Front Kedaulatan Maluku (FKM) RMS.Dalam pernyataan sikapnya, Front Mahasiswa Maluku Anti RMS meminta secara tegas terhadap pemerintah untuk segera menangkap dan mengadili para tokoh RMS yang saat ini masih berkeliaran bebas di Maluku.Mereka juga mendesak pemerintah untuk melarang peringatan HUT RMS pada 25 April 2005 dalam bentuk apapun. Kemudian mendesak TNI dan Polri untuk bersikap profesional dalam mengamankan wilayah Maluku dari ancaman separatis RMS.Berbagai poster juga diusung para demonsran. Antara lain "Bumi hanguskan RMS di tanah Maluku tercinta" dan "Jangan kotori Maluku dengan darah RMS".Aksi tidak mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Beberapa polisi hanya melihat dari kejauhan. Namun aksi memang berjalan dengan tertib. Saat bendera RMS dibakar, polisi tetap memantau dari jauh. Demonstran kemudian membubarkan diri pukul 12.00 WIB dengan tertib.
(sss/)











































