Kampanye di Palmerah Jakbar, Anies Ungkit Soal Peci

Kampanye di Palmerah Jakbar, Anies Ungkit Soal Peci

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Sabtu, 25 Mar 2017 11:59 WIB
Kampanye di Palmerah Jakbar, Anies Ungkit Soal Peci
Foto: Fida/detikcom
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan kampanye di Palmerah, Jakarta Barat. Anies bersoliasiasi dengan warga dan memaparkan program unggulannya kepada warga.

Anies kampanye di Jalan Haji Rausin, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 11.30 WIB. Cagub nomor urut 3 ini disambut dengan dentuman petasan yang sempat membuatnya menutup telinga rapat-rapat.

"Wah keras sekali petasannya," kata Anies singkat.

Kampanye di Palmerah Jakbar, Anies Ungkit Soal PeciFoto: Fida/detikcom

Anies kemudian meminta warga untuk memperbaiki pilihannya pada Pilgub DKI putaran dua 19 April mendatang. Dia mengajak warga memilih dirinya yang memiliki tiga program pokok.

"Palmerah siap menang mutlak ya? Insya Allah. Kalau ditanya masih banyak yang pilih nomor lain, nggak usah disebut nomornya. Kasih tahu yang lainnya, 15 Februari kemarin latihan nyoblos. Yang beneran dan nentuin itu 19 April," katanya.

"Nanti kita akan teruskan KJP, PPSU ditambah. Nanti juga ada program lapangan kerja dengan OK OCE, terus sembako juga akan murah," sambungnya.

Anies kemudian bertanya kepada warga untuk memastikan alasan memilih dirinya. Warga menjawab dengan berbagai alasan.

"Pilih karena santun, Pak. Karena ganteng, karena pinter," ujar warga.

Kampanye di Palmerah Jakbar, Anies Ungkit Soal PeciFoto: Fida/detikcom

Anies mengatakan alasan itu semua benar. Ia mengaku lega karena tidak ada warga yang beralasan memilih dirinya karena alasan peci.

"Bener bu, alasan itu benar. Alhamdulillah, untung nggak alasannya karena pakai peci ya," katanya.

Seperti diketahui, salah satu tagline kampanye Anies-Sandiaga di putaran pertama Pilgub DKI adalah "coblos pecinya". Namun kini cawagub DKI nomor urut 2, Djarot Hidayat, akan tampil berpeci di surat suara putaran kedua. (fdu/tor)


Berita Terkait