Tangkal Hoax, Sandiaga Kolaborasi dengan PWI

Pilgub DKI Putaran Kedua

Tangkal Hoax, Sandiaga Kolaborasi dengan PWI

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Jumat, 24 Mar 2017 17:31 WIB
Tangkal Hoax, Sandiaga Kolaborasi dengan PWI
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan membentuk satgas anti berita bohong atau antihoax untuk melawan kampanye hitam. Untuk memperkuat satgas itu, Sandiaga akan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

"Saya minta kerja sama dengan PWI Jakarta dan Pusat bahwa satgas antihoax kami akan berkolaborasi dengan jaringan wartawan anti hoax (Jawah), untuk menebarkan klarifikasi dan memastikan yang menebar hoax bisa diberi sanksi," ujar Sandiaga di Gedung PWI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandiaga mengatakan satgas itu bertugas menangkal berita hoax dan memberikan klarifikasi pada masyarakat. Satgas itu akan memantau percakapan yang ada di media sosial.

"Kami akhirnya sepakat, satgas antihoax itu akan jadi tameng untuk memastikan tidak ada simpang siur berita yang ada di masyarakat. Kami akan khususkan satgas antihoax ini untuk setiap berita hoax yang beredar, ada klarifikasinya. Kalau tidak dimuat di www.jakartamajubersama.com, itu official website kami, berarti hoax," kata Sandiaga.

"Mereka akan memantau percakapan wa grup yang aktif, postingan media sosial, juga ada kan fake news yang mirip-mirip apa. Mereka akan pantau semua," sambungnya.

Sandiaga mengaku sejak awal telah berkomitmen untuk kampanye secara sehat. Ia menambahkan hoax hanya membawa kekisruhan dan tidak menambah dukungan suara.

"Kalau lihat postingan saya dan Mas Anies justru yang sejuk ya, karena kita ingin menghadirkan pemilu yang demokratis, secara damai, sejuk, Insya Allah bisa dirasakan masyarakat. Kita sudah lama terbelah-belah, warga masyarakat ingin ada gencatan senjata," paparnya.

"Kita berharap juga ada gencatan hoax. Karena, nggak mengubah (pilihan) juga menurut saya. Hoax itu hanya menambah kekisruhan. Orang enggak akan berubah pilihan politiknya, apalagi yang sudah menjatuhkan pilihan politik. karena menangkap hoax malah menimbulkan kebingungan," ucap Sandiaga. (hld/ams)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads