DetikNews
Jumat 24 Maret 2017, 16:08 WIB

Pilgub Jabar 2018

Survei Indo Barometer: Ridwan Kamil Terkuat, Deddy Mizwar Menyusul

Aditya Mardiastuti - detikNews
Survei Indo Barometer: Ridwan Kamil Terkuat, Deddy Mizwar Menyusul Ilustrasi Pilgub Jabar (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Lembaga survei Indo Barometer membandingkan elektabilitas sejumlah tokoh untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar). Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi calon kuat untuk saat ini dalam bursa Pilgub Jabar.

Dalam rilis survei Indo Barometer yang diterima detikcom, Jumat (24/3/2017), ada 14 nama yang dimunculkan. Selain Ridwan Kamil, calon lain di antaranya Wagub Jabar Deddy Mizwar, anggota DPR Dede Yusuf, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dan anggota DPR Rieke Diah Pitaloka.

Survei Indo Barometer melakukan simulasi 14 nama cagub. Dari hasil simulasi ini, Ridwan Kamil menduduki peringkat teratas. Berikut ini urutannya:

1. Ridwan Kamil (22%)
2. Deddy Mizwar (14,1%)
3. Dede Yusuf (11,8%)
4. Dedi Mulyadi (7,3%)
5. Rieke Diah Pitaloka (2,4%)
6. Desy Ratnasari (1,8%)
7. UU Ruzhanul Ulum (1,5%)
8. Susi Pudjiastuti (1,5%)
9. Bima Arya (1,4%)
10. TB Hasanudin (0,6%)
11. Puti Guntur Soekarno (0,3%)
12. Netty Prasetiyani Heryawan (0,3%)
13. Nurul Arifin (0,1%)
14. Maman Imanul Haq (0,1%)

Survei Indo Barometer kemudian melakukan simulasi untuk lima nama cagub. Hasilnya, nama Ridwan Kamil menduduki peringkat teratas. Berikut ini urutannya:

1. Ridwan Kamil (25,3%)
2. Dedi Mizwar (19,3%)
3. Dede Yusuf (14,2%)
4. Deddy Mulyadi (8,1%)
5. Bima Arya (1,9%)

Selain itu, ada simulasi empat nama yang dilakukan Indo Barometer. Hasilnya, nama Ridwan Kamil tetap menduduki peringkat teratas. Berikut ini urutannya:

1. Ridwan Kamil (26,6%)
2. Deddy Mizwar (19,3%)
3. Dede Yusuf (14,4%)
4. Dedi Mulyadi (7,9%)
5. Belum memutuskan (39,7%)

Survei ini dilakukan di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat, yang meliputi 27 kabupaten/kota. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 800 responden, dengan margin of error sebesar ±3,46%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Waktu pengumpulan data pada 27 Februari-7 Maret 2017.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menjelaskan lima alasan terbanyak memilih calon gubernur adalah dekat dengan rakyat, kinerjanya bagus, pintar atau intelektual, tegas, dan berwibawa.
(ams/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed