"Ada dua orang tersangka, EM dan SA, itu sekuriti dua-duanya. Ini disuruh oleh seseorang, oleh R, kasubag di MK," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (24/3/2017).
Argo menuturkan R memanggil EM 27 Februari lalu ke Kementerian Desa. Dalam pertemuan itu, R memerintahkan EM memanggil berkas pilkada Kabupaten Dogiyai, Takalar, dan Bengkulu. Di lain waktu, R juga menyuruh SA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
R belum ditangkap hingga saat ini. Lalu siapa yang menyuruh R?
"Belum. Kita kan baru sampai ke sekuriti dulu. R itu selain nyuruh EM juga nyuruh SA tapi tidak bersamaan," ujar Argo.
Sebelumnya Ketua MK Arief Hidayat menyatakan sudah memecat 4 pegawainya, termasuk seorang kasubag humas Rudi Harianto. Selain 2 sekuriti dan seorang kasubag, ada PNS MK lain yang terlibat dan sudah dipecat. (tor/asp)











































