Dede menilai munculnya nama di beberapa survei cagub Jabar karena hasil kerjanya. Kader Partai Demokrat ini merasa belum terlalu sering ke Jawa Barat untuk kepentingan pilgub, namun namanya ternyata sudah diperbincangkan.
"Yang saya lakukan tidak pernah ke sana ternyata muncul. Alhamdulillah, artinya apa yang saya lakukan diterima masyarakat," katanya kepada wartawan setelah meninjau kesiapan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Jumat (24/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wagub Jabar periode 2009-2014 ini melihat fenomena politik demikian sebagai berkah. Tetapi Dede buru-buru menegaskan dirinya tidak akan lantas melakukan deklarasi maju dalam Pilgub Jabar.
"Ini sebuah berkah saja. Tapi tidak berarti saya langsung deklarasi juga," ujar Dede sambil tersenyum.
Pemeran utama film 'Badut-badut Kota' ini juga enggan menilai calon pesaing utamanya, Ridwan Kamil, dalam bursa cagub Jabar.
"Kalau saya bilang, perang masih jauh, kita sekarang laksanakan tugas sebaik mungkin. Saya belum bilang siap," ucap dia.
Dede juga menegaskan Pilgub Jabar masih jauh dan ia memilih fokus sebagai wakil rakyat. "Jadi pilkada adalah tanda tanya besar. Yang penting saat ini, sebagai kader partai, lakukan yg terbaik dulu buat rakyat dulu, jangan seperti kita buru-buru pergi meninggalkan tugas kita dan ini. Santai-santai saja, silakan saja survei," tutur dia.
Apakah Ridwan Kamil menjadi sebuah ancaman? "Ancaman bagi yang mau maju. Kalau partai mengamanahkan, kita tunggu saja apa partai mengamanahkan," ujar Dede. (ze/dnu)











































