KPK: Semua Pemeriksaan Direkam Jelas, Tak Pernah Ada Penekanan

KPK: Semua Pemeriksaan Direkam Jelas, Tak Pernah Ada Penekanan

Nita Sari - detikNews
Jumat, 24 Mar 2017 13:07 WIB
KPK: Semua Pemeriksaan Direkam Jelas, Tak Pernah Ada Penekanan
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaiatan (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK menegaskan sekali lagi bila pemeriksaan saksi atau tersangka dilakukan secara profesional. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pemeriksaan pun direkam sehingga bisa menjadi rujukan bukti.

"KPK tidak pernah melakukan penekanan-penekanan dalam pemeriksaan. Jadi nanti bisa dilihat karena semua ada dengan sangat jelas. Semua direkam. Bisa dilihat, tidak pernah ada penekanan," tegas Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/3/2017).

Basaria menjelaskan hal itu menanggapi tentang tudingan anggota DPR Miryam S Haryani yang merasa ditekan penyidik ketika diperiksa. Miryam pun mencabut keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) karena merasa ditekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalah yang bersangkutan cabut BAP itu hak yang bersangkutan. Nanti dilihat perkembangannya (di sidang)," sebut Basaria.


Pencabutan BAP itu dilakukan Miryam ketika hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi e-KTP di PN Tipikor Jakarta, Kamis kemarin. Miryam merasa mendapat tekanan dari 3 penyidik ketika menjalani pemeriksaan di KPK.

"Diancam pakai kata-kata Pak, boleh izinkan saya bicara? Jadi waktu saya dipanggil 3 orang Novel, Pak Damanik satu lagi lupa. Saya baru duduk dia sudah bilang 'ibu tahun 2010 itu mestinya sudah saya tangkap'," kata Miryam menirukan perkataan penyidik KPK sambil menangis.

Miryam mengatakan itu di bawah sumpah ketika menjadi saksi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta pada Kamis, 23 Maret kemarin. Ketika ketua majelis hakim Jhon Halasan Butar Butar mengonfirmasi soal berita acara pemeriksaan (BAP), Miryam membantah dan mencabut keseluruhan keterangannya soal kasus itu.


(dhn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads