Siapa yang Menekan Miryam Haryani di Kasus e-KTP?

Siapa yang Menekan Miryam Haryani di Kasus e-KTP?

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 24 Mar 2017 11:54 WIB
Siapa yang Menekan Miryam Haryani di Kasus e-KTP?
Miryam Haryani Menangis di Sidang Korupsi e-KTP / Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Mantan anggota Komisi II DPR Miryam Haryani mengaku ditekan penyidik KPK saat penyidikan kasus e-KTP. KPK meyakini tak ada penekanan dan siap menunjukkan video pemeriksaan. Siapa sebenarnya yang menekan Miryam?

Dalam surat dakwaan, saat menjadi anggota Komisi II, Miryam Haryani disebut pernah meminta uang kepada eks Dirjen Dukcapil Kemdagri Irman sebesar USD 100 ribu untuk Chairuman Harahap. Duit yang diminta itu disebut untuk membiayai kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke beberapa daerah. Dalam surat dakwaan, Miryam disebutkan juga meminta uang Rp 5 miliar kepada Irman untuk kepentingan operasional Komisi II.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, saat bersaksi di persidangan kasus korupsi e-KTP, Miryam menyebut keterangan dalam BAP terkait dengan penerimaan dan bagi-bagi duit e-KTP itu tidak benar. Keterangan tersebut dibuat karena Miryam merasa terancam oleh perkataan penyidik KPK. Dia lalu mencabut keterangannya di BAP.



"Saya diancam sama penyidik, 3 orang, pakai kata-kata," ucap Miryam dalam sidang di PN Tipikor Jakarta, Kamis (23/3).

Aksi Miryam mencabut BAP ini disoroti hakim dan jaksa di sidang. Hakim mencencar Miryam yang mencabut BAP terkait keterangannya di BAP yang kemudian dicabut dan memintanya tidak berbohong. Selain itu, jaksa KPK juga menyangsikan kesaksian Miryam yang mengaku ditekan oleh penyidik KPK.

"Saya tidak tahu apakah tekanan yang Ibu Yani tadi menangis itu tekanan penyidik atau beliau mengalami tekanan yang lain," kata jaksa KPK Irene Putri usai sidang.

Ditanya siapa pihak lain yang dimaksud, jaksa Irene mengaku belum tahu. "Saya tidak tahu," ujarnya.

Sementara itu, KPK meyakini tidak ada penekanan dari penyidik saat memeriksa Miryam Haryani. Keyakinan KPK itu akan ditunjukkan di persidangan pekan depan. Jaksa dari KPK akan menunjukkan bukti video rekaman pemeriksaan Maryam saat berada di KPK.

"Dalam proses penyidikan tidak ada penekanan- penekanan dalam bentuk apa pun kepada saksi oleh penyidik kami," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di kantornya.

Lalu, siapa yang menekan Miryam di kasus ini? Hanura sebagai partai yang menaungi Miryam juga masih berteka-teki.

"Nanti kita lihat saja perkembangannya," ucap Sekjen Partai Hanura, Sarifuddin Sudding saat dihubungi, Jumat (24/3/2017). (imk/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads