KPUD Jakarta Barat melakukan sosialisasi DPS di enam titik. Foto: Arief/detikcom |
KPUD Jakarta Barat melakukan sosialisasi DPS di enam titik dari pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB. Tindakan tersebut dilakukan hanya pada hari ini. Enam lokasi tersebut adalah Perempatan Slipi, Perempatan Grogol, Perempatan Beos Tamansari. Perempatan Cengkareng, dan Perempatan Srengseng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan hanya penambahan daftar tapi juga pengurangan. Misalnya ada warga yang meninggal, atau ternyata dia adalah anggota TNI," sambung Indro.
Sosialisasi DPS dilakukan dengan membentangkan spanduk, membagi stiker, dan mengumumkan pengumuman. Foto: Arief/detikcom |
Sosialisasi dilakukan di Perempatan Slipi kepada pengguna jalan. Mereka membentangkan spanduk, membagi stiker, dan mengumumkan pengumuman melalui megaphone ketika lampu merah. Cara semacam ini dilakukan oleh KPUD Jakarta Barat karena dianggap efektif. Jadinya, banyak masyarakat yang tahu masa masukan dan tanggapan dari masyarakat pada 22 sampai 28 Maret 2017.
"Kalau sosialisasi di ruangan paling cuma seberapa. Ini kan banyak." Kata Indro.
KPU Jakarta Barat membuat pos untuk pengecekan DPS. Masyarakat bisa mengecek dan bertanya masalah DPS. Foto: Arief/detikcom |
Tak hanya sosialisasi, KPU Jakarta Barat membuat pos untuk pengecekan DPS. Masyarakat bisa mengecek dan bertanya masalah DPS. Salah satu masyarakat yang datang ke pos adalah Susi (37), warga Tambora. Dia mengadu karena merasa namanya tidak ada di DPS.
"Pencoblosan kemarin (putaran pertama) saya memilih menggunakan KTP (sebagai Daftar Pemilih Tambahan). Saya datang ke kelurahan untuk daftar katanya enggak usah karena pasti masuk DPS. Tapi pas saya cek tidak ada," ujar Susi di pos KPUD Jakarta Barat.
Petugas jaga menyarankan Susi untuk mengecek ke kelurahan. Susi mengecek dafatar di situs resmu KPU DKI Jakarta, yang ternyata adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) putaran pertama. "Untuk daftar DPS belum ada di web," ujar Dodi kepada detikcom setelah menanggapi keluhan Susi.
Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Jakarta Barat ada 1.686.633. Foto: Arief/detikcom |
Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Jakarta Barat ada 1.686.633. Ada penambahan pemilih karena pada putaran pertama yang terdaftar di DPT sebanyak 1.652.051.
Masyarakat bisa melihat DPS di tiap kelurahan. Jika belum tercantum, masyarakat harus mendaftarkan ke Panitia Pemilihan Suara (PPS) di Kelurahan. "Silahkan membawa fotokopi KTP dan KK nya untuk bisa didaftarkan selambat-lambatnya tanggal 28 Maret 2017," ujar ketua KPU Jakarta Barat, Sunardi Sutrisno, saat dihubungi detikcom, Kamis (23/3).
(aik/aan)












































KPUD Jakarta Barat melakukan sosialisasi DPS di enam titik. Foto: Arief/detikcom
KPU Jakarta Barat membuat pos untuk pengecekan DPS. Masyarakat bisa mengecek dan bertanya masalah DPS. Foto: Arief/detikcom
Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Jakarta Barat ada 1.686.633. Foto: Arief/detikcom