Peristiwa bermula saat E diduga ingin menculik seorang anak berinisial IS (11). Namun saat hendak dibawa, sang anak berteriak hingga warga sekitar berhamburan ketempat kejadian.
"Iya jadi tadi dia mau nyulik IS ini, tapi IS berontak dan lapor ke kami," ungkap salah seorang warga, Atep(33) kepada detikcom di Mapolres Garut, Kamis (23/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat kepolisian dari Polsek Sukawening langsung mendatangi tempat kejadian dan melerai aksi warga. Polisi langsung membawa E ke Polsek Sukawening untuk diamankan dan dimintai keterangan.
"Kita amankan E ini untuk menghindari amuk massa. Karena tadi sudah ada yang provokasi untuk membakar wanita ini, padahal kan belum jelas latar belakang dia dari mana, seperti apa, kita hanya mengamankan dia saja dari amuk massa," ungkap Kapolsek Sukawening, AKP A Nurzaman.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan kasus penculikan tersebut.
"Kami cukup sulit untuk menginterogasi wanita ini, karena saat ditanya jawabannya selalu mengacau, tidak jelas," katanya. (nkn/nkn)











































