"Jadi begini, membangun itu tentu ada pilihan-pilihan. Apalagi pabrik semen. Tentu akan menghabiskan sumber daya alam, diproduksi," kata Zulkifli di Medan, Kamis (23/3/2017).
Baca: Aksi Petani Kendeng Terus Jalan sampai Tuntutan Dipenuhi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau itu belum terselesaikan, Zulkifli meminta musyawarah dan mufakat harus terjalin. Zulkifli berharap masalah tersebut segera diselesaikan secara musyawarah.
"Kita ada Pancasila. Musyawarah, mufakat. Rembuk, ajak omong, jangan main menang-menangan," ucapnya.
Zulkifli juga meminta pemerintah mendengar aspirasi masyarakat. Dia percaya, bila musyawarah terjalin, dipastikan akan ada jalan keluar.
"Saya percaya, bermusyawarah, mufakat pasti ada jalan keluarnya," tuturnya.
Baca: Respons PT Semen Indonesia soal Demo Kontra Pabrik Semen Rembang (ega/ega)











































