"Untuk menyempurnakan dan meningkatkan capaian kinerja Sekjen DPR RI agar dapat mengukir prestasi lebih gemilang di masa datang," ujar Novanto saat pelantikan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).
Pelantikan Achmad Djuned menjadi Sekjen DPR Foto: Hary Lukita Wardani/ detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu pengalaman yang ada selama ini, karena waktu kita yang sangat pendek untuk itu kita cari yang memenuhi syarat yang mengerti bentuk masalah berkaitan dengan kualitas, apalagi kita menginginkan adanya peningkatan pelayanan," imbuhnya.
Novanto menjelaskan Djuned adalah satu dari tiga nama yang diusulkan DPR ke pemerintah. Selain Djuned ada juga nama Ketua Badan Keahlian DPR Jhonson Rajagukguk, namun Djuned yang dipilih.
"Kita tetap melalui proses yang sebenarnya tetep tiga nama, Jadi kita lakukan dengan prosedur dan konsultasi dulu kepada pihak kepegawaian sesuai prosedur dan kita ajukan tiga nama. Dia (Djuned) yang dipilih oleh pemerintah. Ya ada (nama Jhonson Rajagukguk)" kata Novanto.
Pimpinan DPR mengucapkan selamat pasca pelantikan Djuned sebagai Sekjen DPR Foto: Hary Lukita Wardani/ detikcom |
Sementara itu ditemui terpisah, Djuned menjelaskan proses rekrutmen ini melalui dua cara yaitu open biding dan mutasi. Dia menjelaskan dirinya direkrut melalui proses mutasi karena sudah berada di satu level dengan jabatan yang akan diisi.
"Jadi, untuk proses rekrutmen ini ada dua cara yaitu open biding dan mutasi. Kalau mutasi itu bisa dilakukan secara langsung. Pejabat yang memang sudah satu level, seperti saya kan pernah jadi Wasekjen dan juga Deputi Administrasi, eselon IA, sama levelnya maka bisa digeser," ujar Djuned seusai pelantikan.
"Nanti yang akan menggantikan saya, kalau itu dari promosi dari eselon dua itu akan dilakukan open biding, kalau naik, itu terbuka," ujar pria yang sebelumnya menjabat Plt Sekjen DPR itu.
(ams/imk)











































Pelantikan Achmad Djuned menjadi Sekjen DPR Foto: Hary Lukita Wardani/ detikcom
Pimpinan DPR mengucapkan selamat pasca pelantikan Djuned sebagai Sekjen DPR Foto: Hary Lukita Wardani/ detikcom