Didukung Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi, Anies Titipkan 3 Pesan

Pilgub DKI Putaran Kedua

Didukung Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi, Anies Titipkan 3 Pesan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 23 Mar 2017 15:24 WIB
Didukung Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi, Anies Titipkan 3 Pesan
Anies terima dukungan dari Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi / Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Komunitas Pemenangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Agus-Sylvi (KomPAS) mendeklarasikan dukungannya kepada Cagub-Cawagub Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. Dalam sambutannya, Anies menyampaikan 3 pesan penting.

Deklarasi ini dihadiri langsung oleh Anies di Posko KomPAS di Jalan Ridwan 1 No. 25, Patal Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017). Anies berharap Pilkada DKI pada putaran kedua berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis.

"Bapak ibu sekalian, kita berharap Pilkada besok berlangsung dengan 3 hal. Yang pertama adalah kejujuran, jangan ada usaha-usaha money politik, jangan ada usaha jual beli suara, jangan ada itu semua," ujar Anies dalam sambutanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain kejujuran, Anies juga berharap Pilkada DKI berlangsung dengan adil. Pemerintah dan aparat pelaksana dapat bersikap netral dan tidak berpihak kepada salah satu calon. Meski demikian, Anies tidak menyebut adanya indikasi tidak netralnya pemerintah pada Pilgub DKI.

"Kita sama ketika berharap sehat, apakah lagi sakit, nggak. Kita berharap sehat, kita ingin sehat," sebut Anies.

Anies terima dukungan dari Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi / Anies terima dukungan dari Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi / Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


Terakhir, Anies berharap Pilkada DKI berjalan dengan demokratis. Warga yang memiliki hak untuk memilih tidak dihalangi dalam menentukan pilhannya, sedangkan warga tidak memiliki hal untuk memilih jangan memilih.

"Yang tidak berhak jangan datang di Jakarta, jangan ikut-ikutan. Karena pesanan-pesanan urusan kependudukan mendadak melonjak. Ini ada apa, jadi dulu ketat mengawasi orang mau datang, ketika Pilkada tau-tau longgar mengawasi orang mau datang, ada apa ini? Tapi saya ingin 3 itu diakukan. Pilkada ini disorot bukan hanya warga Jakarta, disorot warga Indonesia," pungkas Anies. (nvl/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads