Disesalkan, DPR Tidak Dukung Perundingan Helsinki
Rabu, 20 Apr 2005 09:05 WIB
Jakarta - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengkritik keras anggota DPR yang tidak mendukung jalan damai penyelesaian RI-GAM. Perundingan Helsinki adalah bagian dari upaya menjaga integritas bangsa.Penyesalan ini dikemukakan Koordinator Kontras Usman Hamid dalam keterangan persnya yang diterima detikcom, Jakarta, Rabu (20/4/2005).Kontras menyayangkan sikap anggota dewan yang menyatakan pertemuan Helsinki membahayakan integritas bangsa. Kontras juga menyesalkan pernyataan DPR yang menyebutkan 'menghargai tapi meminta Panglima TNI untuk tidak tunduk pada pemerintah sipil'.Adalah aneh jika perundingan dinilai membahayakan integritas bangsa. Menyelesaikan masalah lewat dialog merupakan hal yang lebih bermartabat. "Bukan cara perang yang terus korbankan rakyat sipil," kata Usman. Pernyataan yang meminta Panglima TNI untuk tidak tunduk pada pemerintah mengarah pada pembangkangan militer terhadap otoritas sipil. Bukan saja pembangkangan pada pemerintah tapi juga DPR."Tanda tanya besar ketika dewan meminta pemerintah menyelesaikan Aceh lewat Operasi Terpadu," ujarnya. Kontras mempertanyakan efektifitas DPR dalam melakukan evaluasi pelaksanaan Operasi Terpadu."Kita pertanyakan, baik dari segi efisiensi anggaran, pengerahan pasukan, pemulihan pemerintahan dan penegakan hukum," tutur Usman.
(ism/)











































