"Kami kan mesti tahu dulu platnya, kami masih lihat di CCTV. Iya masih didalami. Harusnya kelihatan di CCTV, saya cek dulu karena di setiap halte kan ada CCTV," ujar Humas PT TransJakarta, Wibowo, saat dihubungi, Kamis (23/3/2017).
Saat ini, bus dengan nomor TJ 105 sudah dibawa ke teknisi. Para penumpang sudah dipindahkan ke bus lainnya usai kejadian berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Transjakarta sampai saat ini belum mengambil tindakan melapor ke kepolisian atas kejadian kemarin. Persoalan tersebut masih dibahas di internal perusahaan. Wibowo juga mempersilahkan publik menilai, apakah kejadian tersebut dapat dilaporkan atau tidak.
"Sementara kami masih internal dahulu di TransJakarta. Tindaklanjutnya seperti apa, kami pelajari, misal dengan data. Tapi kami menyerahkan juga kepada publik untuk menilai," pungkas Bowo.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan video mengenai seorang pria yang marah-marah ke pengemudi TransJ. Kejadian itu terjadi pada Rabu (22/3).
Cerita bermula saat seorang pengemudi mobil hendak masuk ke jalur TransJakarta di dekat Halte BNN. Ia memarahi sopir bus TransJakarta saat spion mobilnya tidak sengaja diserempet.
Bus TJ 015 melintas di Halte BNN, Jalan Letjen MT Haryono, arah Grogol, bus menyalakan lampu sein sebelum berbelok di kanan. Namun, di sebelah kanan bus, ada mobil yang memaksa masuk hingga spion kiri mobil Mazda terserempet bus.
Akibatnya, spion kanan bus patah dan pengemudi mobil Mazda langsung melarikan diri. Penumpang yang menaiki bus langsung dievakuasi ke bus lainnya. (dkp/aan)










































