"Saya seperti dijebak, soalnya tidak lama si pemesan ini pergi beli rokok, langsung banyak yang datang karena tahu saya supir taksi online, " ujarnya usai melaporkan kejadian yang dialaminya di Polsek Sukarami Palembang, Rabu (22/03/2017) malam.
Aksi pengeroyokan terhadap dirinya tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya oleh penumpangnya. Di mana ketika itu Bahaudin yang bekerja sebagai pengemudi taksi online Go-Car, mendapatkan pesanan dari Hartono saat berada di kawasan bandara.
"Saya baru mengantar penumpang di situ (Bandara, red). Ketika akan keluar, saya dapat order lagi karena lupa matikan aplikasinya," imbuh Bahaudin.
Saat menjemput penumpang itulah dirinya menjadi bulan-bulanan massa di bandara yang di prediksi telah menunggunya. Hingga akhirnya diselamatkan oleh Anggota TNI yang bertugas di lokasi kejadian.
Bukan hanya Bahaudin, Dedi Rustandi (25) salah satu pengunjung bandara juga sempat menjadi korban pengeroyokan oleh kawanan massa. Di mana saat kejadian, dirinya coba mengambil moment pengrusakan. Namun massa mengira dirinya adalah wartawan.
"Pas saya ambil gambar, mereka teriak ada wartawan dan massa minta foto untuk dihapus. Jadi saya hapus fotonya," ujar Dedi.
Kapolsek Sukarami Kompol Achmad Akbar membenarkan kejadian tersebut dan kini sedang mendalami kasus ini.
"Laporan sudah kami terima, Korban juga sudah dimintai keterangan. Nanti akan kita koordinasikan pada pihak bandara juga, " paparnya singkat. (jor/jor)











































