Sekitar pukul 18:00 WIB, kericuhan sempat terjadi di Jalan Raya Yasmin, tepatnya di depan gerbang pintu masuk perumahan Yasmin, Bogor Barat Kota Bogor. Sekelompok orang diduga simpatisan sopir angkot nyaris bentrok dengan ojek online.
Pihak kepolisian dari unit Sabhara yang datang ke lokasi langsung membubarkan paksa kerumunan kedua kubu. Unit polisi bermotor juga datang mengusir kerumunan warga dan menjauhkan kedua kubu. Peristiwa ini, tak elak membuat jalan raya yasmin menjadi macet parah. Kemacetan parah terjadi hingga pertigaan Bubulak. Pengendara memilih menghentikan kendaraannya karena khawatir menjadi sasaran kedua kubu yang terlibat konflik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Farhan/detikcom |
Seperti diketahui, konflik antara sopir angkot dengan ojek online sudah terjadi sejak siang hari tadi. Setelah sempat ada ojek online yang mengaku mengalami penganiayaan di kawasan Dramaga Bogor, spontan ratusan ojek online berdatangan.
Menjelang sore, iring-iringan ojek online yang jumlahnya mencapai ratusan tersebut terlibat saling serang di terminal Laladon dengan sopir angkot. Sebanyak 6 angkot mengalami kerusakan dalam kejadian itu.
Polisi serta TNI langsung berdatangan ke lokasi untuk mengamankan situasi. Saat ini, kondisi Kota Bogor belum sepenuhnya bersih dari kericuhan akibat konflik antara sopir angkot dengan ojek online. Angkutan kota di Kota Bogor dan sebagian Kabupaten Bogor juga memilih tidak beroperasi. Akibatnya, banyak penumpang yang telantar karena tidak ada angkutan bantuan.
(try/try)












































Foto: Farhan/detikcom