Cegah Kasus Bunuh Diri, Polri akan Beri Penyuluhan ke Masyarakat

Cegah Kasus Bunuh Diri, Polri akan Beri Penyuluhan ke Masyarakat

Bartanius Dony - detikNews
Rabu, 22 Mar 2017 15:41 WIB
Cegah Kasus Bunuh Diri, Polri akan Beri Penyuluhan ke Masyarakat
Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul (Bartanius Dony/detikcom)
Jakarta - Kasus bunuh diri yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian Polri. Polri akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat guna mencegah kasus bunuh diri.

"Menghadapi itu, kami Polri, melalui unit bimbingan masyarakat, memberikan penyuluhan ke masyarakat," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/3/2017).

Namun, menurut Martinus, peran Polri saja tidak cukup. Pemerintah juga harus berperan mengantisipasi agar kejadian ini tidak terulang. Pemerintah bisa melakukan penyuluhan dengan mempergunakan perangkat pemerintah, seperti di desa dan lingkup RT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang dilakukan (pemerintah) melalui aparat desa, kelurahan, RT, RW, untuk melakukan bimbingan ke masyarakat. Kami melalui Bhabinkamtibmas," terangnya.

Kasus bunuh diri ini, sambung Martinus, biasanya disebabkan oleh kondisi psikologis yang tidak stabil dan sedang dalam keadaan depresi.

"Secara teori, kasus bunuh diri itu banyak stimulannya, depresi, kegagalan, melihat mentalitas yang turun. Itu juga bisa membuat seseorang bisa mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri," jelas Martinus.

Polisi menyebut motif bunuh diri warga negara WN Jepang, Inao Jiro, adalah tekanan pekerjaan. Jiro, yang merupakan salah satu manajer idol group JKT48, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

"Motif karena beban kerja terlalu berat. Pekerjaan generalisasi manajer JKT48," ucap Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri. (brt/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads