Mahasiswa bernama Bayu Nugroho (19) itu ditemukan pertama kali oleh asisten rumah tangga bernama Hana Widyanegtiyas (40) hari Selasa (21/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Hana mencium aroma busuk di luar rumah dan melihat tubuh Bayu menggantung di kusen pintu kamar di ruang tengah saat masuk ke dalam rumah.
"Ditemukan pertama oleh pembantunya yang datang tiga hari sekali. Kemudian dia memberitahu warga sekitar," kata Kapolsek Gayamsari, Kompol Dedy Mulyadi kepada detikcom, Rabu (22/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada surat intinya sayang sama mamanya, sama pacarnya atau siapa itu," ujar Dedy.
Jenazah langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang, sedangkan polisi mengambil keterangan sejumlah saksi. Dari keterangan yang diperoleh, tidak ada masalah antara korban dan keluarga yang memang tinggal di rumah berbeda.
"Masalah apa belum tahu pastinya. Tidak ada masalah keluarga, malasahnya ada di kehidupan pribadi (korban)," ujar Dedy.
"Jenazah sudah diserahkan ke keluarga," imbuhnya.
(alg/fdn)










































