"Dari kami enggak ada (penggalangan dana), karena kami mau transparan, mau terbuka. Memang mayoritas dari pendukung kami itu masyarakat kelas menengah ke bawah, tidak mau membebani. Saya minta donasi dari pengusaha-pengusaha yang lebih mapan, mengalami kendala juga. Karena isu-isu yang kami angkat itu, menolak reklamasi, tidak terlalu di-support oleh pengusaha-pengusaha besar," kata Sandiaga di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (22/3/2017).
Sandiaga masih melakukan lobi dengan para pengusaha untuk membantunya dalam kampanye. Ia meyakinkan kepada para pengusaha bahwa dengan program unggulannya kondisi perekonomian Jakarta dapat tetap stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang sudah mulai nyambung. Saya sudah mulai diundang lagi oleh Kadin, oleh asosiasi-asosiasi. Belum ada realisasinya, tapi kami mengharapkan nanti bisa berpartisipasi dan ikut sumbangsih dalam perjuangan kami," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Tim kampanye Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat kembali membuka program dana kampanye patungan 'Kampanye Rakyat'. Menurut Bendahara Timses Ahok-Djarot, Charles Honoris, setelah seminggu 'Kampanye Rakyat' dibuka, terkumpul dana Rp 5 miliar. (fdu/imk)











































