Sumarsono Ingin TransJakarta Fokus ke Kapal Laut dan Kereta

Sumarsono Ingin TransJakarta Fokus ke Kapal Laut dan Kereta

Bisma Alief Laksana - detikNews
Rabu, 22 Mar 2017 13:49 WIB
Sumarsono Ingin TransJakarta Fokus ke Kapal Laut dan Kereta
Sumarsono (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) ingin TransJakarta tidak hanya identik dengan bus. Ke depan, Soni ingin TransJakarta juga membuka layanan untuk kereta api dan kapal laut.

Soni mengatakan hal tersebut saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kepulauan Seribu. Soni berharap, bila TransJakarta membuka layanan kapal laut, hal tersebut bisa mempermudah akses warga yang tinggal di pulau untuk berekreasi di Jakarta.

"Orang kan biasanya mengidentikkan TransJakarta dengan bus. Kita mau buat kapal TransJakarta," ujar Soni di kantor Bupati Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Rabu (22/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti bisa untuk antarpulau bersama kapal sekolah. Ini bisa digunakan juga untuk rekreasi ke Balai Kota. Jadi anak Kepulauan Seribu tahu juga perkembangan Jakarta dan merasa memiliki Jakarta. Jangan sampai mereka merasa ada di luar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Soni juga menceritakan pengalamannya meninjau proyek MRT dan LRT bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menhub Budi Karya Sumadi. Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri itu menyebut, bila nantinya proyek MRT dan LRT selesai, Indonesia akan berada di depan Malaysia soal integrasi moda transportasi.

Selain itu, dia diminta Rini menambah jumlah kereta di Jakarta. Alasannya, Rini melihat kereta di Jakarta sudah penuh sesak oleh penumpang. Soni pun merespons dengan mengatakan akan berkoordinasi dengan TransJakarta untuk membuat kereta TransJakarta.

"Kemarin saya keliling dengan Menteri BUMN dan Menhub soal MRT dan LRT. Kalau MRT dan LRT selesai, Malaysia akan kalah sama kita soal integrasi transportasi," ucap Soni.

"Menteri BUMN juga bilang jumlah kereta kurang dan DKI diminta investasi ke kereta api. Enam set (kereta) supaya nggak penuh sesak. Jadi nanti kita koordinasi ke TransJakarta untuk buat kereta api TransJakarta," katanya.

Lebih lanjut, Soni memuji apa yang sudah dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat selama memimpin Jakarta. Jakarta, kata Soni, tidak hanya menggunakan e-budgeting, tapi juga membangun sistem keuangan yang komprehensif.

Satu hal yang paling ditekankan oleh Soni adalah soal pendanaan di Jakarta yang tidak lagi berfokus hanya menggunakan dana APBD. Menurut Soni, Ahok-Djarot sudah sangat tepat mengajak peran serta private sector dalam pembangunan Jakarta.

"Saya melihat sudah sangat lengkap apa yang ada di Jakarta. Bukan cuma e-budgeting, tapi juga komprehensif. Yang lain (daerah lain) masih menggunakan APBD, di DKI sudah pakai private sector lewat program CSR. DKI ini merupakan model untuk daerah lain di Indonesia," tutur Soni. (bis/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads