Menurut informasi warga di lokasi, Nasruddin berjalan gontai dengan membawa parang. Badik dia selipkan di pinggang. Dia mengancam tiap orang yang ditemuinya.
Saat melihat pekerja drainase, Nasruddin membacok membabi buta. Satu pekerja terkena bacokan di tangan dan perut, satu lagi terluka di punggung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Mandonga, AKP Adri Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar ada yang membacok. Doakan saja karena saat ini kami masih melakukan pengejaran," terangnya.
Adri mengaku belum bisa menyampaikan pasal yang akan disangkakan. "Masalah hukuman belum bisa kita tentukan, kita tangkap dulu pelakunya baru kita periksa apakah memang kejiwaannya terganggu atau bagaimana," tutupnya. (try/try)











































