KPK: Ada Korupsi Baru di KPU

KPK: Ada Korupsi Baru di KPU

- detikNews
Selasa, 19 Apr 2005 22:32 WIB
Jakarta - Ada tindak pidana korupsi baru di KPU selain dari kasus penyuapan. Temuan baru KPK ini berdasarkan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan KPK sampai hari ini.Tindak pidana korupsi ini dilakukan oleh oknum-oknum di KPU. Sayangnya, temuan baru KPK itu tidak dijelaskan lebih rinci lagi. Jenis tindak pidana korupsi apa juga tidak dipaparkan semuanya. Temuan ini dipaparkan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Tumpak Hatorangan Panggabean dalam konferensi pers di Kantor KPK, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2005)."Dari hasil penyidikan sampai ini hari, kita sudah bisa buktikan ada tindak pidana koruosi yang baru selain dari penyuapan itu," kata Tumpak.Tumpak mengamini ketika ditanyakan tindakan masih ada kaitannya dengan pengadaan logistik. Pengadaan logistik yang dimaksud yakni kotak suara, surat suara. "Ada kaitannya kesitu semua, dan ada hubungannya dengan rekanan KPU," lanjutnya.Tumpak menegaskan, dari hasil penyidikan yang sudah dilakukan sudah didapat bukti awal yang cukup. Bukti awal ini cukup untuk membuka tindak pidana korupsi yang lain, selain penyuapan."saat ini kita masih melakukan evaluasi dan belum bisa menyebutkan siapa tersangka baru, dan kasus korupsinya apa," tutur Tumpak. Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum menerima audit dari BPK. Tentunya hasil audit BPK itu akan diminta KPK bila sudah selesai.Mengenai penyelidikan, ketiga keterangan saksi masih sekitar masalah dana taktis. Hasil pengembangan penyelidikan kasus penyuapan diperoleh adanya tindak pidana korupsi yang baru.Untuk pemeriksaan Mulyana sampai hari ini belum selesai. Pada pemeriksaan terakhir akan ditunjukkan semua barang bukti. "Akan kita buat berita acara lagi yang terakhir untuk dia," jelasnya.Berkaitan dugaan korupsi di KPU, menurutnya bila diperlukan KPK akan melakukan penggeledahan lagi di KPU. Pihaknya juga akan melakukan pemblokiran rekening pihak-pihak yang terlibat. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads