Ada Proyek DDT, Contraflow Dilakukan Situasional di Matraman

Ada Proyek DDT, Contraflow Dilakukan Situasional di Matraman

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 22 Mar 2017 06:00 WIB
Ada Proyek DDT, Contraflow Dilakukan Situasional di Matraman
Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom
Jakarta - Polisi memberlakukan sistem contraflow di Jalan Jatinegara Barat arah Matraman akibat adanya proyek pembangunan double-double track (DDT) di Matraman. Contraflow akan diberlakukan secara situasional setiap pagi selama proyek berlangsung.

"Kita coba setiap pagi. Jika memang ada kepadatan, kita lakukan sistem contraflow, sifatnya hanya situasional," ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (21/3/2017) malam.

Menurutnya, proyek pembangunan DDT tersebut akan membutuhkan waktu sekitar 2 bulan. Setiap pagi contraflow akan diberlakukan pada pukul 07.00-10.00 WIB. Contraflow ini menggunakan jalur TransJakarta yang mengarah ke Kampung Melayu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Contraflow sepanjang 200 meter itu dimulai dari arah Jatinegara Barat di belokan masuk ke jalur busway arah Kampung Melayu sampai lampu lalu lintas Slamet Riyadi," ujarnya.

Sutimin mengungkapkan setiap hari akan ada 20 personel Satlantas Polres Jaktim dengan dibantu 15 personel Sabhara Polres Jaktim untuk mengurai kemacetan.

"Sebanyak 20 personel dan 15 anggota Sabhara diterjunkan untuk mengurai kemacetan pagi dan sore hari," ucapnya.

Sutimin mengimbau pengguna jalan yang ingin mengarah ke Jakarta Pusat menghindari ruas Jalan Matraman. Dia menambahkan pengguna jalan disarankan memilih jalur alternatif, salah satunya melalui Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.

"Untuk pengguna jalan, apabila akan melintasi Jalan Matraman, diharapkan berangkat lebih awal atau mencari jalan alternatif. Misalnya lewat Jalan DI Panjaitan arah Cempaka Putih, sebab kepadatan di Jl DI Panjaitan sudah terurai karena ada penutupan simpang Kebon Nanas," tuturnya. (ibh/rna)


Berita Terkait