"Memang dari pendukungnya Mas Agus ada yang menanyakan BLT dan ini adalah warga yang berada di strata kelas rendah. Akan kita gabungkan dengan KJP, karena KJP sekarang bisa diambil secara tunai melalui KJP Plus itu untuk warga yang kebetulan membutuhkan," kata Sandiaga di kawasan Kebon Bawang, Jakarta Utara, Selasa (21/3/2017).
Sandiaga mempunyai persyaratan tersendiri yang membedakan penggunaan KJP Plus dengan BLT. Ia lebih menekankan penggunaan KJP Plus bagi keluarga yang mementingkan pendidikan bagi anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung mengenai jumlah uang yang dapat dicairkan, Sandiaga berjanji akan menyesuaikan dengan inflasi. Ia mengatakan jumlah tersebut akan sesuai dengan kebutuhan warga.
"Kemarin-kemarin waktu zamannya Pak SBY, Rp 300 ribu. Mestinya kita inflation adjusted. Kita coba dengan sesuaikan inflasi dan kebutuhan mereka seharian. Yang pasti kita ingin linked dengan pendidikan," jelasnya. (fdu/rna)










































