"Jadi saya diteriakin kafir, kafir ya alhamdulillah. Saya senang diteriakin kafir. Karena kafir itu artinya 'kangen Farida'. Nah Farida itu istri saya. Jadi kalau diteriakin kafir, ya saya diingatkan sama isteri saya," kata Djarot sambil tertawa saat usai bertemu warga di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Marilah kita saling menghargai satu sama lain, kalau ada pihak pasangan sebelah melakukan kegiatan jangan diganggu tapi tolong malah diamankan, jangan diganggu," lanjut Djarot.
"Kalau kita diganggu-ganggu sudah biasa dari dulu diganggu, nggak pernah ngeluh, dihadang juga nggak pernah ngeluh. Ya kita jalan terus nggak apa-apa ya," tambahnya.
Bahkan Djarot menilai orang-orang yang melakukan demo saat paslon nomor dua sedang berkampanye adalah orang-orang yang kurang kerjaan. "Ada yang mendemo kami, saya pikir kurang kerjaan ya," tutupnya.
(nth/imk)











































